Zal's Blog

Mohon Kritik dan Saran Dari Para Pengunjung Sekalian.

Rabu, 25 Mei 2011

Liburan dan Etos Kerja

Mengapa kita harus sibuk dan bersemangat dalam merencanakan liburan jauh-jauh hari yang kadang-kadang akan mempengaruhi pekerjaan karena pikiran kita jadi tidak fokus? Memang liburan itu penting untuk menghilangkan rasa penat setelah melakukan rutinitas kerja meskipun setiap akhir pekan kita selalu berlibur.
Mengecek status dari para warga facebook yang berisi keluhan-keluhan tentang perusahaan mereka yang tidak memberlakukan cuti bersama pada karyawannya padahal mereka telah lama mempersiapkan liburannya, atas situasi ini mengakibatkan banyak karyawan yang kurang bersemangat dalam bekerja.
Meskipun kita berlibur dengan mengunjungi suatu tempat, berbelanja ini itu belum tentu juga kita selalu bersemangat dalam bekerja setelah berlibur dan ketika masuk kerja kita beralasan overwrought karena habis liburan dan stress karena menghabiskan uang banyak.
Diberikan waktu untuk liburan atau tidak seharusnya jangan sampai mempengaruhi etos kerja kita karena dalam bekerja kita sedang mempersiapkan masa depan, karir dan penghidupan kita jauh-jauh hari yang akan memberikan dampak bagi kehidupan bagi kita dan orang-orang yang kita cintai.
Untuk mempertahankan etos kerja kita dalam keadaan yang tidak kita sukai diperlukan resep-resep khusus dan etos kerja yang tinggi seyogyanya juga harus dimiliki oleh setiap karyawan karena perusahaan sangat membutuhkan kerja keras dan komitmen yang tinggi dari setiap karyawan, kalau tidak perusahaan akan sulit berkembang, dan memenangkan persaingan dalam merebut pangsa pasarnya. Setiap perusahaan yang selalu ingin maju, akan melibatkan anggota untuk meningkatkan mutu kinerjanya, diantaranya setiap perusahaan harus memiliki etos kerja. Maka individu atau kelompok masyarakat dapat dikatakan memiliki etos kerja yang tinggi, apabila menunjukkan tanda-tanda sebagai berikut:
  1. Mempunyai penilaian yang sangat positif terhadap hasil kerja setiap manusia.
  2. Menempatkan pandangan tentang kerja, sebagai suatu hal yang sangat luhur bagi eksistensi manusia.
  3. Kerja yang dirasakan sebagai aktifitas yang bermakna bagi kehidupan manusia.
  4. Kerja dihayati sebagai suatu proses yang membutuhkan ketekunan dan sekaligus sarana yang penting dalam mewujudkan cita-cita.
  5. Bekerja adalah suatu kegiatan yang menyenangkan. kerja dilakukan sebagai bentuk ibadah.
Kalau kita menghayati poin-poin diatas mungkin kita tidak akan mengeluh atas sesuatu kesenangan atau liburan yang tertunda karena tuntutan pekerjaan, kita akan tetap enjoy dan menikmatinya.(jobsdb.com)

Bertahan Hidup dengan Gaji yang Minim!

Bertahan hidup dengan gaji yang minim mungkin terdengar mustahil, karena kebutuhan manusia pasti bertambah. Dengan keadaan ekonomi yang tidak menentu dan harga kebutuhan pokok yang semakin mahal, jangankan untuk bersenang-senang, untuk membeli kebutuhan sehari-haripun masih kurang. Bagi Anda yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, tentunya harga barang lebih mahal dari kota-kota lain di Indonesia.
Dengan keadaan seperti itu, Anda harus pintar dalam mengelola penghasilan Anda. Ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda agar bisa bertahan dengan gaji yang minim.
Aturlah budget Anda, pastikan pengeluaran Anda tidak melebihi pemasukan Anda. Sisakan sedikit penghasilan Anda untuk ditabung sebagai aset yang berguna di masa yang akan datang.
Kerja sampingan, jika uang di tabungan Anda mulai menipis, cara yang terbaik untuk bisa bertahan dengan gaji yang minim adalah mencari pekerjaan sampingan yang Anda kuasai. Yang penting penghasilan dari kerja sampingan tersebut bisa untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.
Temukan alternatif sumber makanan, bagi Anda yang mempunyai lahan kosong di halaman rumah, Anda bisa memanfaatkannya dengan menanam sayur-sayuran sebagai sumber lauk-pauk alternatif. Dengan cara ini anda tidak perlu membelinya di pasar tradisional atau di supermarket sehingga bisa mengurangi uang belanja Anda.
Berhematlah, jangan mudah tergiur dengan promo-promo yang ditawarkan oleh suatu produk dengan diskon besar, karena bisa membuat hasrat belanja Anda tak terbendung lagi.

Kumpulan Kata-Kata Bijak Soe Hok Gie


Berikut Ini adalah Kumpulan Kata Kata Bijak dari Soe Hok Gie ( 1942-1969) yang patut untuk di renungkan :

- Pertanyaan pertama yang harus kita jawab adalah: Who am I? Saya telah menjawab bahwa saya adalah seorang intelektual yang tidak mengejar kuasa tapi seorang yang ingin mencanangkan kebenaran. Dan saya bersedia menghadapi ketidak-populeran, karena ada suatu yang lebih besar: kebenaran.

- Bagiku sendiri politik adalah barang yang paling kotor. Lumpur-lumpur yang kotor. Tapi suatu saat di mana kita tidak dapat menghindari diri lagi, maka terjunlah.

- Guru yang tak tahan kritik boleh masuk keranjang sampah. Guru bukan Dewa dan selalu benar, dan murid bukan kerbau.

- Nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan yang tersial adalah umur tua. Rasa-rasanya memang begitu. Bahagialah mereka yang mati muda.

- Saya memutuskan bahwa saya akan bertahan dengan prinsip-prinsip saya. Lebih baik diasingkan daripada menyerah terhadap kemunafikan.

- Mimpi saya yang terbesar, yang ingin saya laksanakan adalah, agar mahasiswa Indonesia berkembang menjadi "manusia-manusia yang biasa". Menjadi pemuda-pemuda dan pemudi-pemudi yang bertingkah laku sebagai seorang manusia yang normal, sebagai seorang manusia yang tidak mengingkari eksistensi hidupnya sebagai seorang mahasiswa, sebagai seorang pemuda dan sebagai seorang manusia.

- Saya ingin melihat mahasiswa-mahasiswa, jika sekiranya ia mengambil keputusan yang mempunyai arti politis, walau bagaimana kecilnya, selalu didasarkan atas prinsip-prinsip yang dewasa. Mereka yang berani menyatakan benar sebagai kebenaran, dan salah sebagai kesalahan. Dan tidak menerapkan kebenaran atas dasar agama, ormas, atau golongan apapun.

- Masih terlalu banyak mahasiswa yang bermental sok kuasa. Merintih kalau ditekan, tetapi menindas kalau berkuasa. Mementingkan golongan, ormas, teman seideologi dan lain-lain. Setiap tahun datang adik-adik saya dari sekolah menengah. Mereka akan jadi korban-korban baru untuk ditipu oleh tokoh-tokoh mahasiswa semacam tadi.

- Sejarah dunia adalah sejarah pemerasan. Apakah tanpa pemerasan sejarah tidak ada? Apakah tanpa kesedihan, tanpa pengkhianatan, sejarah tidak akan lahir?

- Bagiku perjuangan harus tetap ada. Usaha penghapusan terhadap kedegilan, terhadap pengkhianatan, terhadap segala-gala yang non humanis…

- Kita seolah-olah merayakan demokrasi, tetapi memotong lidah orang-orang yang berani menyatakan pendapat mereka yang merugikan pemerintah.

- Bagi saya KEBENARAN biarpun bagaimana sakitnya lebih baik daripada kemunafikan. Dan kita tak usah merasa malu dengan kekurangan-kekurangan kita.

- Potonglah kaki tangan seseorang lalu masukkan di tempat 2 x 3 meter dan berilah kebebasan padanya. Inilah kemerdekaan pers di Indonesia.

- To be a human is to be destroyed.

- Saya tak mau jadi pohon bambu, saya mau jadi pohon oak yang berani menentang angin.

- Saya putuskan bahwa saya akan demonstrasi. Karena mendiamkan kesalahan adalah kejahatan.

- I’m not an idealist anymore, I’m a bitter realist.

- Saya kira saya tak bisa lagi menangis karena sedih. Hanya kemarahan yang membuat saya keluar air mata.

- Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan: dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.

- Saya tak tahu mengapa, Saya merasa agak melankolik malam ini. Saya melihat lampu-lampu kerucut dan arus lalu lintas jakarta dengan warna-warna baru. Seolah-olah semuanya diterjemahkan dalam satu kombinasi wajah kemanusiaan. Semuanya terasa mesra tapi kosong. Seolah-olah saya merasa diri saya yang lepas dan bayangan-bayangan yang ada menjadi puitis sekali di jalan-jalan. Perasaan sayang yang amat kuat menguasai saya. Saya ingin memberikan sesuatu rasa cinta pada manusia, pada anjing-anjing di jalanan, pada semua-muanya.


-
Hidup adalah keberanian menghadapi tanda tanya.

- Tak ada lagi rasa benci pada siapapun. Agama apapun, ras apapun dan bangsa apapun. Dan melupakan perang dan kebencian. Dan hanya sibuk dengan pembangunan dunia yang lebih baik.

Minggu, 22 Mei 2011

Tips Mengejar Peluang Bekerja di Luar Negeri

Fenomena bekerja di luar Negeri masih mempesona banyak orang. Salah satu alasan seseorang berniat bekerja di luar Negeri adalah jumlah penghasilan yang berlipat ganda dibandingkan dalam Negeri, selain itu pengalaman tinggal di Negara orang juga menjadi daya tarik tersendiri.
Sebagian orang mungkin menganggap bahwa bekerja atau pindah ke luar Negeri itu sangat glamor, tiba di Negara baru dimana Anda akan merasakan suasana, iklim, lingkungan, makanan, bahasa dan budaya yang berbeda. Untuk menikmati lingkungan baru dan bekerja secara internasional Anda harus kuat, tekun, bijaksana dan rendah hati. Hal ini mutlak Anda miliki. Berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mengejar peluang kerja di luar Negeri:
Departemen Tenaga Kerja. Salah satu sumber informasi bisa Anda dapatkan adalah melalui departemen tenaga kerja. Biasanya di kota- kota besar memberikan informasi kerja di luar Negeri melalui brosur yang disebar ditempat umum.
Melalui Kerabat. Bila Anda mempunyai kerabat, teman, ataupun saudara yang tinggal diluar Negeri mintalah informasi dari mereka untuk mendapatkan pekerjaan.
Headhunter. Tidak ada salahnya Anda menggunakan jasa Headhunter untuk mewujudkan impian Anda bekerja di luar Negeri. Coba untuk mencari informasi perusahaan Headhunter yang memang sudah terpercaya dalam hal ketenagakerjaan. Dan promosikan diri Anda!
Rekrutmen Online. Anda bisa melirik rekrutmen online untuk mempermudah pencarian kerja di luar Negeri. Buat account disalah satu situs rekrutmen online dan submit CV Anda disitus tersebut. Dan Anda tinggal menunggu respon dari salah satu perusahaan yang tertarik dengan CV Anda. Ingat carilah situs rekrutmen online yang sudah mendunia. Contoh JobsDB.com, Anda bisa mendapatkan akses info lowongan kerja kebeberapa Negara seperti Negara di Asia Pasifik (Hongkong, Singapore, Thailand, Philippine, India, Korea, Malaysia, Taiwan, dan China), Austalia dan USA.
Website Perusahaan. Pada umumnya perusahaan besar mempunyai website dimana dalam website perusahaan tersebut menjelaskan company profile, product, service dan beberapa menyediakan kolum karir. Sehingga jobseeker dapat mendaftarkan diri secara online untuk posisi yang ditawarkan oleh perusahaan.
Setiap orang mempunyai impian dalam karir mereka. Ada yang cukup dengan bekerja di dalam Negeri dan ada pula yang ingin bekerja di luar Negeri. Tapi hal yang perlu diingat untuk meraih sukses dalam karir Anda adalah kerja keras, keyakinan, fokus, dan mempunyai komitmen yang kuat. Pastikan Anda mempunyai ke empat unsur tersebut!(jobsdb.com)

Sikap Positif yang Perlu ditunjukan Saat Wawancara

Mencari dan mendapatkan pekerjaan merupakan hal yang cukup sulit bagi para pelamar pekerjaan, terlebih di zaman sekarang ini. Pertumbuhan manusia yang semakin meningkat justru berbanding terbalik dengan lapangan pekerjaan yang semakin sedikit. Di kota – kota besar, Anda bisa mendapatkan peluang kerja yang lebih besar dibandingkan di daerah, karena di kota – kota besar terdapat cukup banyak pusat industri dan perniagaan maka banyak persaingan terjadi demi mendapatkan kesempatan bekerja.
Untuk mendapatkan kesempatan itu, ada proses yang harus Anda lewati dan terkadang cukup panjang. Mulai dari melihat – lihat info lowongan kerja yang biasa Anda temui di media massa atau di media online, kemudian memasukkan surat lamaran,CV, atau portfolio Anda ke perusahaan yang sedang membuka lowongan pekerjaan. Jika berhasil, maka Anda akan sampai pada tahap yang cukup menentukan dari proses panjang ini, yaitu tes wawancara kerja atau yang biasa disebut dengan interview.
Wawancara atau interview merupakan tahap yang cukup krusial bagi para pelamar kerja. Pada tahap ini, kompetensi kepribadian serta karakter Anda dinilai langsung oleh para pewawancara. Cukup banyak para pelamar yang gagal pada tahap ini, terutama bagi mereka yang belum berpengalaman. Sebenarnya kunci sukses dalam tes wawancara kerja adalah kepercayaan diri untuk menampilkan potensi dalam diri Anda.
Dalam tes wawancara kerja, kepercayaan diri merupakan hal terpenting yang harus ditampilkan dengan sebaik-baiknya. Selain itu ada beberapa hal yang harus ditampilkan dengan baik ketika anda menghadapi tes wawancara kerja, yang juga akan memberikan nilai lebih dalam diri Anda, seperti :
Keberanian / Persuasi, tunjukan tekad Anda untuk menyelesaikan pekerjaan meskipun banyak halangan. Tunjukan sikap yang baik serta sisi agresif Anda, dimana hal itu menunjukan bahwa Anda adalah orang yang ramah namun kuat menghadapi tekanan dan sulit untuk diintimidasi. Anda harus bisa menunjukan bahwa Anda bisa memberikan pengaruh baik dan kuat bagi orang lain.
Mengedepankan nilai – nilai pribadi dan bersikap etis, yaitu selalu meyakini apa yang Anda lakukan dan selalu menekankan pelayanan. Tunjukan bahwa Anda selalu bertindak sesuai dengan apa yang benar dan membangun kepercayaan. Dari sini, akan terlihat bahwa Anda adalah pribadi yang serius dengan apa yang Anda lakukan dan dapat dipercaya.
Berkomitmen, tunjukan bahwa Anda memiliki dedikasi yang tinggi pada pekerjaan. Tunjukan kalau Anda bertanggug jawab dan rela berkorban untuk orang lain ketika hal itu diperlukan. Berikan keyakinan pada para pewawancara bahwa Anda memiliki komitmen yang kuat terhadap apa yang sedang Anda kerjakan.
Orientasi pada pekerjaan / stamina, tunjukan bahwa Anda bisa bekerja cepat serta mampu menahan pekerjaan yang berat dan memakan waktu. Buat para pewawancara itu yakin bahwa Anda mengatur waktu dan tenaga untuk menyelesikan pekerjaan secara konsisten.
Interpersonal & Kharisma, tampilkan sisi ramah dalam diri Anda sehingga akan tampak pribadi Anda yang pandai bergaul dan mudah berbaur dengan lingkungan.
Disiplin, tunjukan bahwa Anda mampu memotivasi diri sendiri untuk menyelesaikan suatu pekerjaan hingga selesai. Tunjukan bahwa Anda bertanggung jawab dalam merencanakan sesuatu dan menjalankannya sesuai rencana.
Fokus, yaitu selalu bisa menyusun prioritas dalam bekerja dan dapat mempertahankan arah yang jelas dan memastika bahwa Anda akan dapat segera mendapatkannya.
Berpikir dan beranalogi besar, bahwa Anda cenderung mampu menyelesaikan suatu pekerjaan dan dapat melihat proses penyelesaiannya dengan secara jelas serta akurat. Tunjukan bahwa Anda mampu melihat tujuan akhir dari apa yang Anda kerjakan dan apa saja yang perlu dilakuka untuk mewujudkannya.(jobsdb.com)

Bonek Kecam Kelompok 78

VIVAnews - Ancaman hukuman dari FIFA kepada PSSI membuat suporter klub-klub di Indonesia meradang. Sebab, ancaman ini jatuh setelah Kongres PSSI pada 20 Mei 2011 gagal menghasilkan keputusan.

Kongres justru dirusak oleh interupsi Kelompok 78 yang ngotot meneriakkan nama George Toisutta dan Arifin Panigoro sebagai calon ketua umum. Padahal, sudah jelas kedua nama ini dilarang ikut pencalonan oleh FIFA.

Bukannya mencari solusi nama calon lain, Kelompok 78 ini malah berbalik menuding FIFA diskriminatif. Meski diberi penjelasan berulang-ulang, kelompok yang mengaku sebagai mayoritas itu tidak juga paham dan membuat Kongres menjadi ricuh.
Agum Gumelar sebagai pemimpin sidang dan ketua Komite Normalisasi akhirnya membubarkan Kongres setelah lebih dulu meminta maaf pada rakyat Indonesia.

"Ricuhnya Kongres PSSI di Jakarta dipicu masalah sepele. Pertama, Kongres PSSI itu sudah tersusupi banyak kepentingan, termasuk kepentingan politik," ujar Hari Santosa sebagai anggota Bonekmania --pendukung Persebaya Surabaya.

"Kedua, munculnya 'Kelompok 78' menurut saya ada yang menggerakkan. Mereka, dengan skenarionya sengaja digerakkan untuk membuat kegaduhan dengan mempersoalkan kinerja Komisi Banding. Ini yang sangat tidak relevan. Urusan Komisi banding itu sudah selesai," tambahnya.

Hari menambahkan, sebenarnya Kelompok 78 ini memang 'mendapat tugas' menggolkan nama-nama calon lain untuk ikut maju di pemilihan ketua. "Tugas mereka sebagai 'boneka', selanjutnya jika calon mereka terpilih, dapat dipastikan mereka akan mengundurkan diri kemudian," kata Hari.

Selain dari Bonekmania, kecaman suporter juga mengalir dari Kelompok suporter Semen Padang (The Kmer's), pendukung Persib Bandung (Viking), dan dari mantan Anggota Komite Normalisasi, FX Hadi Rudyatmo. (bola.vivanews.com)

Sabtu, 21 Mei 2011

Suspensi FIFA: Apa dan Bagaimana Dijatuhkan?

1. BOSNIA
Federasi Sepakbola Bosnia-Herze-govina (FFBH/NSBiH) telah diberhen-tikan sementara oleh FIFA hingga pem-beritahuan selanjutnya. Keputusan ini dianggap perlu karena Kongres FFBH tidak mengadopsi statutanya sesuai dengan persyaratan FIFA dan UEFA. Eksekutif Komite FIFA pada tanggal 28 Oktober dan UEFA pada tanggal 4 Oktober 2010 telah meminta FFBH untuk mengadopsi statutanya sesuai dengan persyaratan minimum dari FIFA dan UEFA paling lambat pada tanggal 31 Maret 2111, atau FFBH akan secara langsung dan otomatis diberhentikan sementara.
Kongres FFBH yang diselenggarakan di Sarajevo pada tanggal 29 Maret 2011 tidak mencapai korum yang diper-lukan untuk mendukung diadopsi-nya Statuta FFBH, karena hanya 22 dari 54 dari pemilik hak suara yang mendu-kung untuk mengadopsi Statuta FFBH. Konsekwensinya FFBH telah kehilang-an hak keanggotannya yang berlaku seketika hingga adanya pemberita-huan selanjutnya. Perwakilan dan klub FFBH tidak mempunyai hak lagi untuk ikut serta pada kompetisi internasional terhitung tanggal 1 April 2011 hingga diselesaikannya persoalan di atas. Hal ini juga berarti bahwa sejak tanggal 1 April 2011 tidak ada perwakilan atau oficial FFBH dapat berpartisipasi pada setiap pertandingan atau kegiatan internasional. FIFA dan UEFA sangat menyayangkan bahwa keputusan ini harus dilakukan dan akan segera me-lakukan pertemuan untuk membica-rakan langkah yang lanjutan yang di-perlukan untuk mengembalikan FFBH menjadi anggota komunitas sepakbola sesegera mungkin.

2. ETHIOPIA
FIFA Emergency Committee telah memutuskan untuk memberhentikan sementara Federasi Sepakbola Ethopia (EFF), karena EFF tidak memenuhi roadmap yang telah disetujui pada bulan Pebruari 2009 oleh FIFA, CAF dan AFF untuk mengembalikan EFF menjadi normal. Salah satu unsur uta-ma yang ditentukan di dalam roadmap adalah penyelenggaraan dari Kongres luar biasa untuk menyelesaikan ma-salah usul pemberhentian. Sebagai tambahan, kepengurusan EFF harus diserahkan kepada pemimpin yang diakui dari EFF. Meskipun telah diper-ingatkan beberapa kali yang dikirimkan FIFA di dalam beberapa bulan bela-kangan, tidak ada satu langkahpun yang ditentukan di dalam roadmap te-lah dilakukan. Pemberhentian semen-tara EFF dan konsekwensinya seba-gaimana ditentukan Pasal 14 ayat 3 Statuta FIFA berlaku pada hari ini, Selasa, 29 Juli 2008, hari dimana EFF telah secara resmi diberitahukan ten-tang pemberentian sementara.

3. CHAD
Mempertimbangkan situasi dewasa ini antara Sudan dan Chad, FIFA telah memutuskan untuk memberhentikan sementara dari pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2010 antara Sudan dan Chad, yang rencananya akan dilakukan pada tanggal 31 Mei 2008. Kasus ini akan disampaikan se-gera kepada Biro dari Organizing Com-mittee Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, yang akan menentukan keputusan final mengenai pertandingan dan setiap tin-dakan yang mungkin dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku bagi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.
FIFA Emergency Committee telah memutuskan untuk mencabut pember-hentian sementara yang dijatuhkan Komite Eksekutif FIFA terhadap Aso-siasi Sepakbola Chad (FTFA) pada tanggal 28 Maret 2008 karena campur tangan pemerintah di dalam urusan internal dari FTFA dan pada persepak-bolaan Chad (lihat http://en/. fifa.com/-aboutfifa/media). Emergency Commit-tee mencatat dengan memuaskan bahwa Menteri Olahraga Chad telah mengeluarkan keputusan menteri pada tanggal 3 Mei 2008 yang membatalkan keputusan menteri yang terdahulu yang mengakibatkan sanksi dari FIFA. Kare-na ketertiban statuta telah dipulih-kan pada FTFA dan badan-badan yang sah telah dikembalikan, FIFA Emergency Committee memutuskan untuk menca-but pemberhentian sementara atas Asosiasi Sepakbola Chad sejak hari ini, Rabu, 7 Mei 2008.

4. IRAK
Pada hari pertama pertemuannya di Sydney, Komite Eksekutif FIFA telah memutuskan untuk memberhentikan sementara Asosiasi Sepakbola Irak (IFA) sejak tanggal 26 Mei 2008, kare-na adanya keputusan pemerintah yang dilakukan pada tanggal 20 Mei yang membubarkan NOC Irak dan semua federasi olahraganya, termasuk IFA. Komite Eksekutif FIFA juga memutus-kan bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 14 ayat 1 Statuta FIFA, kasus IFA akan disampaikan kepada Kongres FIFA pada tanggal 30 Mei untuk diber-hentikan sementara sampai Kongres 2009 FIFA, yaitu selama satu tahun. Akan tetapi, pemberhentian sementara yang diputuskan hari ini dapat diangkat apabila FIFA tanggal 29 Mei, tengah malam (waktu Sydney), 16.00h CET, konfirmasi tertulis dari Pemerintah Irak yang me-nyatakan keputusan itu telah dibatalkan.
FIFA Emergency Committee hari ini, 20 November 2009 telah memutuskan untuk memberhentikan sementara IFA karena campurtangan pemerintah. FIFA mengetahui bahwa pada tanggal 16 November NOC Irak telah memba-talkan keanggotaan IFA dan aparat keamanan pemerintah telah mengam-bil alih kontrol kantor pusat IFA. Pada hari yang sama, FIFA telah memberi-tahukan kepada IFA bahwa apabila keputusan itu tidak dibatalkan di dalam waktu 72 jam dan apabila kantor pusat IFA tidak dikembalikan di dalam jangka waktu yang sama, kasus itu akan di-sampaikan kepada FIFA Emergency Committee. Tenggat waktu telah bera-khir tanpa pembatalan keputusan dari NOC Irak dan kantor pusat IFA tidak dikembalikan. FIFA Emergency Com-mittee karenanya telah memutuskan untuk seketika memberhentikan se-mentara IFA sampai keputusan NOC Irak dibatalkan dan kantor pusat IFA dikembalikan. Sesuai dengan keten-tuan Statuta FIFA, klub-klub dan tim perwakilan Irak tidak lagi diperbolehkan untuk ambil  bagian pada pertandingan internasional, apakah kompetisi atau persahabatan. Lebih lanjut IFA diha-puskan haknya votingnya pada setiap kongres yang diselenggarakan oleh badan internasional dan tidak lagi berhak menerima bantuan keuangan. Akan tetapi FIFA Emergency Commit-tee telah menyetujui untuk memper-bolehkan tim perempuan Irak untuk mengambil bagian pada U-16 pestival sepakbola regional yang diselenggara-kan oleh Asosiasi Sepakbola Norwegia di Jordan pada tanggal 22-29 Novem-ber. Tindakan yang dilakukan oleh NOC Irak dan aparat keamanan tidak dapat diterima FIFA karena secata keseluruhan bertentangan dengan Sta-tuta IFA dan Statuta FIFA. Para ang-gota dari Komite Eksekutif IFA yang menjabat adalah satu-satunya yang diakui oleh FIFA, dan FIFA mengha-rapkan bahwa mereka secara cepat dipulihkan agar mereka dapat bekerja dengan persetujuan bahwa mereka akan melakukan perubahan atas sta-tuta dan menyelenggarakan pemilihan.
FIFA Emergency Committee pada hari ini, Kamis, 29 Mei 2008, telah memu-tuskan untuk sementara dan bersyarat membatalkan pemberhentian semen-tara yang dikenakan terhadap Asosiasi Sepakbola Irak (IFA) pada tanggal 26 Mei dikarenakan adanya campur ta-ngan pemerintah setelah keputusan no. 184/2008 tertanggal 20 Mei telah mem-bubarkan badan yang berlaku dari Komite Olimpiade Nasional (NOC) Irak dan seluruh federasi olahraga nasional, termasuk IFA, serta membentuk suatu "komite interim" yang dipimpin oleh Menteri Olahraga. Sejak itu, keadaan berubah. Kemarin, tanggal 28 Mei 2008, FIFA menerima surat dari Sekre-tariat Jenderal Dewan Menteri Republik Irak, yang menyatakan bahwa IFA te-lah "dilepaskan" dari keputusan terse-but di atas, yang karenanya membuat kembali keputusan undang-undang atas asosiasi Irak dan para pemim-pinanya, yang akan “melanjutkan kegi-atan mereka dalam dan diluar negara Irak hingga pemilihan sah [dalam IFA]". Surat ini merupakan langkah  positif, tetapi tidak sepenuhnya menjawab se-mua masalah FIFA mengenai langkah pemerintah untuk mengendalikan fede-rasi Irak dan Komite Olimpiade Nasio-nal. Oleh karenanya, FIFA telah memutus-kan untuk menarik pemberhentian sementara yang dikenakan terhadap IFA, tetapi secara sementara dan ber-syarat, yang berarti bahwa FIFA:
- dapat segera mengenakan kembali pemberhentian tersebut apabila Pasal 17 FIFA Statutes dilanggar kembali;
- akan mengundang delegasi yang terdiri dari Konfederasi Sepakbola Asia Football Confederation (AFC), IFA dan perwakilan pemerintah Irak ke Zurich sesegera mungkin untuk menjelaskan seluruh masa-lah yang belum terselesaikan;
- akan terus mengkoordinasi lang-kah-langkah yang telah diambilnya sehubungan dengan IFA, suatu badan yang merupakan anggota penting dari Komite Olimpiade Nasional Irak, dengan upaya yang diambil oleh IOC untuk menjamin bahwa Olympic Charter berlaku atas seluruh Olimpiade Irak dan gerakan olahraganya.

5. CHAD
FIFA Emergency Committee telah me-mutuskan memberhentikan semen-tara Asosiasi Sepakbola Chad (FTFA). Di dalam sejumlah keputusan tanggal 13, 14 dan 17 Maret 2008, Menteri Pemu-da dan Olahraga Chad membubarkan eksekutive komite dari FTFA dan mem-bentuk suatu komite dengan tugas “pempersiapkan Kongres FTFA” dan mengangkat para anggota dari badan itu. Keputusan ini adalah melanggar prinsip dari Statuta FIFA, khususnya Pasal 17, yang menjamin kemandirian dari asosiasi anggota FIFA. Dengan situasi yang sama, berdasar-kan ayat 2 dan 3 Pasal 17 itu, FIFA dapat tidak mengakui badan-badan yang diangkat yang melanggar ketentuan Pasal 17 ayat 1 (“Komite” yang disebutkan di atas) atau setiap keputusan yang di-buatnya, seperti organisasi pemilihan dan hasil-hasilnya, Pemberhentian sementara FTFA dan konsekwensinya sebagai-mana diatur pasal 14 ayat 3 Statuta FIFA berlaku sejak hari ini, Jumat, 28 Maret 2008.

6. MALAGASI
FIFA telah diberitahukan keputusan yang diambil oleh Mahkamah Agung Ma-dagaskar untuk menolak Asosiasi Sepakbola Malagasi (FMF) untuk me-nunda perintah kementerian yang membubarkan FMF. Sebagai akibat-nya, pemberhentian sementara terha-dap FMF dan tindakan-tindakan yang ditetapkan dalam Pasal 14.3 FIFA Sta-tutes telah berlaku hari ini, Rabu 19 Maret 2008, sebagaimana diputuskan oleh Komite Eksekutif FIFA pada tang-gal 14 Maret. Sebaliknya baik „delegasi khusus‟ Menteri Olahraga tidak ber-maksud membentuk maupun setiap keputusan badan ini tidak diambil pada akhirnya, akan dikenal oleh FIFA, sesu-ai dengan Pasal 17 ayat 2 dan 3 Sta-tuta yang sama.

7. NIGERIA
FIFA Emergency Committee memutus-kan hari ini tanggal 4 Oktober 2010, untuk memberhentikan Federasi Se-pakbola Nigeria (NFF) yang berlaku se-ketika atas dasar intervensi peme-rintah. Keputusan ini menyusul peristi-wa terakhir yang terkait dengan NFF, seperti tindakan pengadilan terhadap anggota Komite EKsekutif NFF yang dipilih, yang mencegah mereka melak-sanakan fungsi dan tugasnya, turunnya Sekretaris Jenderal NFF yang menja-bat atas instruksi Komisi Olahraga Nasional, keputusan Menteri Olahraga untuk memulai Liga Nigeria tanpa ada-nya relegasi dari musim sebelumnya, serta fakta bahwa Komite Eksekutif NFF tidak dapat bekerja sebagaimana layaknya dikarenakan adanya inter-vensi tersebut. Pemberhentian semen-tara tetap berlangsung hingga terhen-tinya tindakan dari pengadilan dan Komite Eksekutif NFF yang dipilih da-pat bekerja tanpa adanya intervensi. Selama masa pemberhentian semen-tara, NFF tidak akan dapat diwakili da-lam kompetisi wilayah, benua atau internasional, termasuk tingkatan klub, serta tidak juga dalam pertandingan persahabatan. Disamping itu, baik NFF maupun setiap anggota atau officialnya tidak dapat mengambil keuntungan dari program, kursus atau pelatihan pe-ngembangan dari FIFA atau CAF sementara federasi sedang diberhenti-kan. FIFA Emergency Committee memutuskan hari ini tanggal 8 Oktober 2010, untuk sementara mencabut pember-hentian sementara Federasi Sepakbola Nigeria (NFF). Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan situasi yang membaik dewasa ini, dengan pembanding menanggapi tindakan pengadilan kepada umum berjanji menarik kembali tuntutan bandingnya, Sekretaris Jenderal NFF yang menjabat kembali kepada kedudukannya pada tanggal 5 Oktober 2010 dan kasus Liga Nigeria diserahkan sepenuhnya ke tangan NFF. Pemberhentian semen-tara telah dicabut sementara hingga tanggal 26 Oktober 2010, setelah me-ngetahui bahwa sidang berikutnya di hadapan pengadilan dijadwalkan untuk tanggal 25 Oktober 2010 dan hanya pada saat itu hakim dapat membebas-kan perintah pengadilan. Namun, apa-bila NFF masih terikat pada putusan pengadilan atau perkara lain yang mencegahnya untuk melakukan apa-pun secara bebas pada tanggal terse-but, maka pemberhentian sementara dengan sendirinya dinyatakan hingga seluruh perkara telah diselesaikan sepenuhnya.

8. SALVADOR
FIFA Emergency Committee memutus-kan kemarin, 11 Mei 2010, untuk mem-berhentikan sementara Asosiasi Se-pakbola Salvador (FESFUT) dengan adanya campur tangan pemerintah. Keputusan oleh FIFA ini berdasarkan fakta bahwa statuta yang disahkan oleh sidang umum FESFUT pada bulan Agustus 2009 belum secara resmi dimasukkan dalam daftar resmi negara tersebut, dan bahwa pemerintah tidak mengakui wewenang dibentuknya Nor-malisation Committee untuk mewakiliFESFUT. Alhasil, FIFA berpendapat bahwa tidak mungkin bagi FESFUT untuk menyelenggarakan sidang umum pemilihan sejalan dengan rencana tindakan yang telah dibuat dan telah memberhentikan sementara FESFUT hingga pihak berwenang Salvador se-cara resmi menerima keabsahan Ko-mite Normalisasi yang dibentuk oleh FIFA dan menandatangani statuta baru yang ditentukan oleh sidang umum FESFUT pada bulan Agustus 2009.
Apabila pihak berwenang Salvador tidak mempertimbangkan kedudukan mereka pada siang hari (GMT) tanggal 8 Juni 2010, Komite Eksekutif FIFA akan mengajukan kepada Kongres FIFA bahwa FESFUT dikenakan pem-berhentian sementara. Apabila Kong-res menerima pengajuan ini, maka mungkin bagi FIFA untuk membatalkan pemberhentian sementara tersebut hingga Kongres FIFA selanjutnya pada bulan Juni 2011. Selanjutnya, selama masa pemberhentian sementara, FES-FUT tidak dapat diwakilkan dalam seti-ap pertandingan wilayah atau interna-sional. Sebagai contoh, tiga wasit yang dipilih bagi Piala Dunia FIFA tahun 2010 di Afrika Selatan tidak dapat ber-partisipasi dalam kompetisi ini apabila FESFUT tetap diberhentikan semen-tara. Walaupun bersifat seriusnya situ-asi ini, Komite Eksekutif FIFA telah me-nunjukkan dukungan bagi Komite Nor-malisasi FESFUT, pihak berwenang yang terakhir yang diterima oleh FIFA.
Dikarenakan dua ketentuan yang diatur oleh FIFA telah dipenuhi, maka FIFA Emergency Committee hari ini tanggal 27 Mei 2010 mencabut pemberhentian sementara Asosiasi Sepakbola Salva-dor (FESFUT) yang berlaku seketika. Setelah adanya penolakan dari pihak berwenang Salvador untuk mengakui keabsahan Normalisation Committee yang diberlakukan oleh FIFA dan ke-mudian mendaftarkan statuta FESFUT yang baru, maka FIFA Emergency Committee telah memutuskan pada tanggal 10 Mei 2010 untuk member-hentikan sementara FESFUT yang ber-laku seketika hingga pihak berwenang secara resmi menerima keabsahan Normalisation Committee dan mendaf-tarkan statuta FESFUT yang baru. Pada tanggal 17 Mei 2010, Parlemen Salvador mengeluarkan keputusan untuk mengubah undang-undang yang berlaku bagi pihak berwenang untuk memenuhi permintaan FIFA. Pada tanggal 20 Mei 2010, Normalisation Committee FESFUT kemudia secara resmi mengakui dan statuta yang baru didaftarkan oleh Ministerio de Gober-nación (menteri dalam negeri).

9. PERU
FIFA telah memberhentikan sementara Asosiasi Sepakbola Peru (FPF) yang berlaku seketika sejak tanggal 25 No-vember, sesuai dengan Pasal 14 Sta-tuta FIFA dan menjatuhkan sanksi yang diatur dalam ayat 3 Pasal terse-but, yaitu pemberhentian sementara seluruh hubungan keolahragaan inter-nasional bagi klub, tim nasional, wasit dan officialnya.
Dalam sidangnya tertanggal 23 dan 24 Oktober, Komite Eksekutif FIFA memu-tuskan untuk memberikan kesempatan kepada asosiasi sepakbola Peru (FPF) hingga 21 November untuk mengkon-firmasi kepada FIFA dan CONMEBOL bahwa asosiasi telah memberlakukan kembali keputusannya sesuai dengan undang-undang keolahragaan interna-sional dan prinsip FIFA. FPF tidak da-pat melakukan hal tersebut, namun, walaupun jangka waktu diperpanjang hingga dua hari karena libur nasional setempat. FIFA menyesali bahwa ba-dan keolahragaan pemerintah Peru tidak pernah menanggapi sejumlah undangan untuk melakukan pembi-caraan yang telah diperpanjang oleh FIFA, CONMEBOL dan the FPF de-ngan itikad baik hingga lebih daripada dua tahun untuk mencapai solusi konstruktif bagi persepakbolaan Peru. FIFA berharap melakukan penjelasan bahwa FPF hanya akan diizinkan untuk kembali ke dunia dan komunitas perse-pakbolaan Amerika Selatan dengan adanya perundingan dengan Presiden dan Badan dari FPF yang  dipilih pada bulan Oktober 2007. Pemberhentian sementara atas FPF akan dibicarakan dalam sidang Komite Eksekutif FIFA selanjutnya, yang dijadwalkan pada tanggal 19 dan 20 Desember di Tokyo, Jepang.

10. ALBANIA
FIFA Emergency Committee telah me-mutuskan mencabut pemberhentian sementara yang dikenakan oleh Komite Eksekutif FIFA terhadap Asosiasi Se-pakbola Albania (FSHF) pada tanggal 14 Maret 2008 setelah adanya inter-vensi dari pemerintah dalam urusan internal FSHF dan persebakbolaan Albania (lihat http://en.fifa.com/ aboutfifa/media) Setelah melewati pembicaraan yang melibatkan FIFA, UEFA, FSHF dan pihak berwenang Albania, statuta baru FSHF akhirnya ditandatangani oleh Menteri Olahraga Albania, Ylli Pango, dan mendaftarkan-nya secara layak pada pengadilan Albania setelah Menteri Olahraga Alba-nia menghentikan proses hukum yang diambilnya. Selanjutnya, kelompok ker-ja empat pihak yang terdiri dari FIFA, UEFA, FSHF dan Kementrian Olahraga kemudian dibentuk. Sehubungan de-ngan fakta ini dan setelah mengkon-sultasikan dengan UEFA, FIFA memu-tuskan untuk mencabut pemberhentian sementara terhadap Asosiasi Sepak-bola Albania pada hari ini, Selasa 29 April 2008.

11. KUWAIT
Hari ini tanggal 9 November 2007, FIFA Emergency Committee mem-batalkan secara bersyarat pemberhen-tian sementara yang dikenakan terha-dap Asosiasi Sepakbola Kuwait (KFA) oleh Komite Eksekutif FIFA pada tang-gal 29 Oktober 2007 (lihat peluncuran media disebelah kanan). Pada tanggal 4 November 2007, sidang umum luar biasa KFA menyatakan bahwa penun-jukan dewan direksi pada tanggal 9 Oktober 2007 batal demi hukum. Juga telah sepenuhnya dibentuk kembali komite transisi yang telah dibentuk FIFA pada tanggal 12 Maret 2007. Selanjutnya, KFA setuju untuk menge-sahkan statuta baru yang disetujui oleh FIFA pada tanggal 26 November 2007. Persetujuan ini kemudian termasuk keputusan yang diberikan oleh Komite Eksekutif FIFA pada tanggal 27 Mei 2007, yang menetapkan bahwa dewan direksi harus terdiri dari lima anggota, yaitu ketua, wakil ketua dan tiga perwa-kilan lainnya. Akhirnya, KFA telah ber-janji mengadakan pemilihan baru bagi dewan direksinya, sejalan dengan sta-tuta baru dan keputusan FIFA. Sehu-bungan dengan adanya tanggapan baik atas situasi ini, FIFA Emergency Committee memutuskan, atas usul Presiden FIFA dan menurut kesepa-katan dengan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), bahwa Emergency Com-mittee akan membatalkan pemberhen-tian sementara yang dikenakan terha-dap KFA. Tetapi, keputusan ini bersifat bersyarat atas komitmen yang dibuat oleh KFA yang berlaku seluruhnya, sebaliknya FIFA akan segera member-hentikan sementara KFA kembali.

12. KENYA
FIFA Emergency Committee pada hari ini (Jumat, 9 Maret 2007) memutuskan untuk melakukan pencabutan bersyarat atas pemberhentian sementara yang dikenakan terhadap Federasi Sepak-bola Kenya (KFF) pada tanggal 24 Oktober 2006. Keputusan ini yang merupakan rekomendasi dari Konfe-derasi Sepakbola Afrika (CAF) dan di-minta oleh ketua ad interim KFF, Moha-med Hatimy, menjadi mungkin dengan adanya perkembangan positif yang baru dilakukan, khususnya dengan kunjungan ke Nairobi oleh delegasi CAF.
Delegasi ini, yang terdiri dari dua ang-gota Komite Eksekutif CAF, Dr Amos Adamu (Nigeria), yang juga merupakan anggota Komite Eksekutif FIFA, dan Celestin Musabyimana (Rwanda), yang menjamin hal-hal sebagai berikut:

- pernyataan dari menteri olahraga untuk selanjutnya tidak mencam-puri lebih lanjutnya berjalannya KFF;
- menghargai perjanjian yang di-capai dengan FIFA (khususnya, perjanjian yang ditandatangani di Kairo pada bulan Januari 2006), serta dipenuhinya Statuta dan prinsip FIFA;
- pembubaran segera atas normali-zation committee yang dibentuk oleh menteri olahraga dan jaminan bahwa KFF akan dijalankan de-ngan struktur yang diterima oleh FIFA dan diketuai secara ad inte-rim oleh Mohamed Hatimy;
- penarikan proses hukum apapun.

Delegasi FIFA akan mengunjungi Nairobi dari tanggal 14 hingga 16 Maret 2007 dengan maksud untuk melak-sanakan agenda bagi diluncurkannya kembali sepakbola Kenya yang akan berdasarkan hal-hal tersebut berikut: penyelesaian kantor pusat KFF dan pu-sat teknis sebagai bagian dari proyek Gol, pengenalan sistem manajemen keuangan transparan, pemilihan tem-pat bagi lapangan buatan dan pembi-caraan dengan KFF menyangkut pro-gram untuk mendukung Liga Primer Kenya (KPL) berdasarkan kesepakatan yang dicapai sebelum musim 2005-06 tentang pengurangan jumlah tim yang berpartisipasi hingga menjadi 18 orang dan prinsip promosi dan relegasi. Dua hal tersebut terakhir akan diajukan sebagai bagian dari Win in Africa atas inisiatif Afrika. FIFA kemudian akan mengajukan agenda bagi normalisasi sepakbola Kenya, yang termasuk me-nyelenggarakan sidang umum dan perubahan statuta KFF sesuai dengan instruksi yang dikirimkan kepada 207 asosiasi anggota FIFA.
Sebagai kesimpulan, FIFA Emergency Committee telah memberhentikan se-mentara KFF pada tanggal 24 Oktober 2006 akibat adanya intervensi dari pemerintah secara berulang dalam ma-salah persepakbolaan setempat serta tidak dipenuhinya kesepakatan yang dicapai dengan FIFA di Kairo dan prin-sip keolahragaan mendasar seperti integritas dan prinsip promosi dan rele-gasi. Pemberhentian sementara telah ditegaskan dalam sidang Komite Ekse-kutif di Zurich pada tanggal 5 dan 6 Desember 2006.
Pada sidang di Zurich hari ini (Jumat, 6 Agustus), FIFA Emergency Committee sementara membatalkan pemberhen-tian sementara yang dikenakan terha-dap Federasi Sepakbola Kenya pada tanggal 2 Juni 2004. Selain itu, komite juga menyetujui pembentukan struktur organisasi operasional khusus Piala Dunia FIFA tahun 2010 di Afrika Se-latan. Sehubungan dengan Undang-undang Anti Doping Sedunia (World Anti-Doping Code), anggota secara kategori menekankan bahwa UU terse-but hanya akan diberlakukan berda-sarkan deklarasi yang dibuat di Kong-res FIFA di Paris oleh ketua WADA, Richard W. Pound. Setelah mende-ngarkan laporan dari pengurus FIFA, Emergency Committee sementara membatalkan pemberhentian semen-tara yang dikenakan terhadap Federasi Sepakbola Kenya, karena Normalisa-tion Committee yang dipimpin oleh Kipchoge Keino, Ketua Komite Olim-piade Nasional Kenya, telah memenuhi seluruh ketentuan yang diperlukan. Selama dua kali perundingan meja bundar dengan perwakilan  dari sepak-bola Kenya dan Pemerintah Kenya, telah disepakati abwah akan melaku-kan kembali kegiatannya, klub pem-bangkang akan bergabung kembali kedalam liga resmi dan statuta KFF akan diubah kembali. Karena pember-hentian sementara tidak lagi berlaku, tiga putaran pertandingan awal Piala Dunia FIFA tahun 2006 yang tertunda di Kelompok Afrika 5 (Guinea, Maroko dan Tunisia) kini dapat dibentuk kemBALI.
Menghadapi Piala Dunia FIFA tahun 2010 di Afrika Selatan, Emergency Committee menyepakati bahwa FIFA, yang kini mempunyai peranan lebih penting daripada pada pertandingan sebelumnya, harus tidak hanya men-jamin bertukarnya pengetahuan, tetapi juga menetapkan keberadaaannya di negara tuan rumah. Dengan pemikiran seperti ini, FIFA memiliki mitra, MATCH AG, untuk menggabungkan pengetahu-an di wilayah kunci dalam hal mana-jemen, akomodasi, penjualan tiket dan masalah TI. Sebagai awalnya, FIFA akan mendirikan kantor di Afrika Selatan pada awal tahun 2005, sebe-lum menentukan sumber daya selan-jutnya kepada negara tuan rumah setelah Piala Dunia FIFA tahun 2006 telah selesai.
Sehubungan dengan World Anti-Doping Code, anggota Emergency Committee menyatakan kekecewaan mereka terhadap fakta bahwa walau-pun adanya deklarasi tertentangan de-ngan yang dikirimkan oleh ketua WA-DA Richard Pound kepada Kongres FIFA di Paris pada tanggal 21 Mei, WADA tetap memaksa penerimaan ti-dak bersyarat atas UU tersebut. Dalam Kongres di ibukota Perancis itu, yang juga dihadiri oleh Presiden IOC, Jac-ques Rogge, Pound telah menegas-kan bahwa WADA akan sepenuhnya menghargai seluruh masalah khusus FIFA, termasuk manajemen dan flek-sibilitas perkara perorangan bilamana dikenakan sanksi. Sebaliknya, WADA diberikan hak untuk mengajukan ban-ding ke Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) di Lausanne dan disepakati bah-wa segala perubahan selanjutnya ter-hadap UU tersebut dilakukan dengan membicarakannya dengan federasi olahraga. Sebagai hasil dari deklarasi ini, FIFA secara resmi menyetujui World Anti-Doping Code pada tanggal 2 Juli. Tetapi, dalam surat tertanggal 20 Juli, WADA menekankan bahwa FIFA menerima UU ini sepenuhnya, tanpa termasuk konsesi yang dibuat di Paris. Namun bagaimanapun, FIFA tetap pa-da pendiriannya dengan deklarasi yang disepakati di Paris.
KEPUTUSAN SELANJUTNYA
- Kongres Biasa FIFA ke 55 akan diselenggarakan di Zurich dalam kurun waktu tanggal 25 hingga tanggal 29 Oktober 2005.
- Sesuai dengan Peraturan Pertan-dingan tahun 2004, yang menya-takan bahwa pertandingan sepak-bola dapat dimainkan di atas la-pangan buatan, dengan ketenutan bahwa hal ini diatur dalam masing-masing peraturan pertandingan, peraturan bagi Piala Dunia FIFA tahun 2006 juga telah diubah. Sebagai akibatnya, permainan da-lam pertandingan awal kini dapat dimainkan di lapangan buatan yang memenuhi persyaratan Konsep Kualitas FIFA bagi keadaan terse-but. Namun, untuk menjamin bah-wa tim tidak mendapat kesulitan, pengajuan untuk bermain pada lapangan buatan harus dilakukan kepada FIFA sekurangnya dua bu-lan sebelum pertandingan termak-sud dimulai. Disamping itu, sebagai bagian proses “aklimatisasi”, tim jauh tersebut juga akan mempunya hak atas sekurangnya dua sesi latihan penuh diatas lapangan. Emergency Committee menekan-kan bahwa pertandingan pada kompetitsi final Piala Dunia FIFA hanya dapat dimainkan pada la-pangan rumput asli.

- - Pada sidangnya tanggal 5-6 Okto-ber 2004, Komite Studi Strategi FIFA akan menangani lima masa-lah utama, dengan secara khusus memfokuskan pada kalender per-tandingan internasional yang ter-koordinasi.
- Dalam hal lain, FIFA Emergency Committee mensahkan keputusan yang dicapai oleh Organizing Com-mittee bagi FIFA Confederations Cup, dan menyatakan bahwa Argentina, yang telah memperolah posisi kedua di Copa America baru-baru ini, akan menyelesaikan urutan tim yang berpartisipasi di Jerman tahun depan. Tim-tim lain adalah Jerman (sebagai tuan ru-mah), Brazil (sebagai juara dunia), Tunisia (sebagai juara Afrika), Yu-nani (sebagai juara Eropa), Mexico (sebagai pemernang CONCACAF Gold Cup), Jepang/RRC (sebagai pemenang Asian Cup; akan ber-main di final pada tanggal 7 Agus-tus) dan baik Australia atau Solo-mon Islands (sebagai pemenang OFC Nations Cup; yang akan ber-main di final pada tanggal 13 Okto-ber).
- Akhirnya, FIFA Emergency Com-mittee juga menyatakan perkara klub Paraguay Olimpia Asunción, dan memutuskan untuk mengaju-kan perkara tersebut kepada Komi-te Disiplin untuk tindakan selan-jutnya. Emergency Commit-tee, yang sebelum sidang hari ini hanya menyatakan via korespondensi da-lam siklus empat tahun terakhir,memenuhi susunan berikut sekitar dua setengah jam yang dipimpin oleh Joseph S. Blatter: Lennart Johansson (wakil ketua, UEFA), Issa Hayatou (wakil ketua, CAF), Jack Austin Warner (wakil ketua, CONCACAF), Ricardo Terra Tei-xeira (anggota, CONMEBOL, me-wakili Dr Nicolas Leoz) dan 'Ahongalu Fusimalohi (anggota, OFC). Tidak ada perwakilan dari Asia di Zurich dengan berjalannya Asian Cup. Komite juga mengada-kan pengheningan cipta atas korban-korban kebakaran dalam pusat perbelanjaan di Asunción dan atas official sepakbola Nigeria Patrick Okpomo.

13. IRAN
FIFA secara resmi menginformasikan Federasi Sepakbola Iran IR (IRIFF) kemarin (19 Desember 2006) bahwa pemberhentian sementara yang di-kenakan terhadap federasi tanggal 23 November 2006 telah dibatalkan. Oleh karena itu, IRIFF dan klubnya, wasit, official dsb dapat berpartisipasi dalam seluruh kegiatan dan kompetisi sepak-bola internasional yang segera berlaku. FIFA Emergency Committee, yang ter-diri dari Presiden FIFA dan satu wakil masing-masing enam konfederasi, mengambil keputusan untuk memba-talkan pembekuan pada tanggal 18 Desember sebagai hasil dari rangkai-an perundingan kerja sama antara FIFA, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), IRIFF dan Organisasi Pendi-dikan Fisik (PEO) dari Republik Islam Iran. Perundingan dihasilkan dengan dibentuknya Dewan Transisi ('Haiet Raiseh Enteghali' di Farsi) dari IRIFF, yang secara bersama-sama diakui oleh FIFA dan PEO, dengan tugas-tugas sebagai berikut:
o Kepengurusan sepakbola Iran ting-kat nasional dan internasional;
o Pembuatan dan pengesahan statuta baru IRIFF berdasarkan FIFA Stan-dard Statutes;
o Pelaksanaan pemilihan bagi kepe-mimpinan IRIFF dimasa menda-tang, berdasarkan statuta baru dan atas dukungan dari FIFA dan AFC.
Dewan Transisi terdiri dari Mr Mohsen Safaei Farahani sebagai ketua, Mr Qumars Hashemi sebagai wakil ketua dan Mr Mohammad Hassan Ansarifar, Dr Hassan Ghafiri, Dr Mohammad Khabiri and Mr Ali Reghbati sebagai anggota (disusun sesuai dengan abjad bahasa Inggris). Direncanakan bahwa seluruh proses transisi akan disele-saikan pada tanggal 31 Maret 2007. Dengan komitmen ini, IRIFF kini bera-da dalam posisi untuk menormalisa-sikan struktur dan statutanya berdasar-kan peraturan FIFA dan AFC. Perkem-bangan ini menandai bahwa kepriha-tinan yang diajukan oleh FIFA, yang menyebabkan pemberhentian semen-tara terhadap IRIFF, telah dicabut.

14. YUNANI
FIFA Emergency Committee memutuskan hari ini (12 Juli 2006) untuk membatalkan pemberhentian sementara terhadap Federasi Sepakbola Hellenic (HFF) setelah menerima konfir-masi bahwa Parlemen Yunani telah menyetujui suatu perubahan terhadap legislasi nasional yang berkaitan de-ngan keolahragaan untuk disesuaikan dengan ketentuan FIFA Statutes dan peraturan UEFA terkait. Emergency Committee telah memberhentikan se-mentara HFF pada tanggal 3 Juli 2006 setelah menetapkan bahwa situasi federasi Yunani tidak memenuhi prin-sip-prinsip FIFA Statutes mengenai independensi asosiasi sepakbola dan tata cara pengambilan keputusan me-reka. Perundingan selanjutnya diada-kan antara FIFA dan HFF, serta antara tersebut terakhir dan pihak pemerintah Yunani. Sebagai akibatnya, Parlemen Yunani mengambil suara pada tanggal 11-12 Juli malam untuk mengajukan perubahan berikut kepada legislasi nasional mengenai keolahragaan:
"Secara khusus, untuk olahraga sepakbola, seluruh pihak fungsional dan penyelenggaraan olahraga, Fede-rasi Sepakbola Hellenic dan para ang-gotanya diatur sendiri oleh HFF dan badan-badannya, sesuai dengan statu-ta dan peraturannya, serta yang diten-tukan oleh Union des Associations Européennes de Football (UEFA) dan Fédération Internationale de Football Association (FIFA), bahkan apabila peraturan berbeda diatur dalam undang-undang 2725/1999, karena berlaku dalam legislasi atletik. Dalam hal audit subsidi yang diterima oleh HFF dari negara, maka kendali lega-litas, tata tertib dan keselamatan umum menjadi wewenang eksklusif negara." Sehubungan dengan perubahan ini, FIFA Emergency Committee mengang-gap bahwa HFF kini berada dalam po-sisi untuk menghargai statuta dan peraturan FIFA dan juga UEFA. Seba-gai akibatnya, pemberhentian semen-tara yang dikenakan sebelumnya ter-hadap Federasi Sepakbola Hellenic telah dicabut sejak hari ini.

15. YAMAN
Pemberhentian sementara yang dikenakan terhadap Asosiasi Sepakbola Yaman (Y.F.F.) pada tanggal 12 Agus-tus telah sementara dicabut. FIFA Emergency Committee memberikan keputusan ini awal minggu ini melalui korespondensi. Keputusan mereka ber-dasarkan laporan yang diajukan oleh Mohamed bin Hammam, anggota Ko-mite Eksekutif FIFA dan Presiden Kon-federasi Sepakbola Asia (AFC), setelah mengunjungi Yaman pertengahan bu-lan September. Sebagai hasil keputus-an ini, Y.F.F. kembali berhak berparti-sipasi dalam pertandingan-pertanding-an FIFA dan seluruh bentuk kerja sama dapat diadakan kembali. Dalam men-capai keputusan mereka, Emergency Committee mempertimbangkan berda-sarkan fakta bahwa pihak politis Ya-man, yang dipimin oleh Menteri Pemu-da dan Olahraga, telah memberikan dukungan merkea dan persetujuan tertulis mereka terhadap seluruh upaya yang diperlukan, dimana paling penting termasuk dibentuknya normalization committee, penyelesaian dan penyesuaian statuta revisi di kongres luar biasa Y.F.F., serta pemilihan presiden dan komite eksekutif selambatnya tanggal 28 Februari 2006. Namun, pemberhentian sementara akan dike-nakan kembali apabila Y.F.F. tidak da-pat memenuhi agenda ini. FIFA Emer-gency Committee telah mengenakan pemberhentian sementara dengan sejumlah pengajuan yang tidak berhasil dari FIFA dan AFC untuk Kementrian Pemuda dan Olahraga Yaman untuk mematuhi prinsip dasar independensi, demokrasi dan proses hukum FIFA bagi asosiasi anggotanya.

16. AZERBAIJAN
FIFA Emergency Committee telah mencabut pemberhentian sementara terhadap Asosiasi Federasi Sepakbola Azerbaijan (AFFA), yang telah dikena-kan pada tanggal 15 April 2003. Kepu-tusan ini, yang tercapai atas kerjasa-ma dengan UEFA, dibuat setelah pene-muan positif dari kunjungan ke Baku pada tanggal 14 Mei oleh delegasi ga-bungan FIFA/UEFA untuk mengadakan per-temuan dengan Komite Eksekutif AFFA, klub divisi pertama negara ter-sebut, dan Kementrian Olahraga, Pe-muda dan Pariwista Azerbaidjan. Sela-ma pertemuan ini, seluruh pihak yang hadir sepakat untuk mematuhi keten-tuan-ketentuan perjanjian yang mereka tandatangani di Zurich pada tanggal 20 September 2002. Komitmen ini segera menghasilkan sejumlah perkembang-an, termasuk diadakannya kembali ke-juaraan nasional pada tanggal 17 Mei 2003, yang merupakan salah satu pa-sal kunci dari perjanjian Zurich. Segala penyimpangan ketentuan Perjanjian ini dapat menyebabkan diberlakukan kem-bali pemberhentian sementara.

17. TAJIKISTAN
Setelah mempelajari laporan yang disampaikan oleh anggota dari delegasi FIFA/AFC yang menghadiri Kongres Federasi Nasional Sepakbola Tajikistan pada tanggal 5 Oktober 2002, FIFA Emergency Committee telah memutuskan hari ini untuk mengangkat pemberhentian sementara yang dijatuhkan kepada federasi pada tanggal 8 Agustus 2002. Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada presiden yang baru dari federasi, Jenderal Sukhrob Kosimov, Presiden FIFA Joseph S. Blatter menulis, “Kami mengucapkan selamat kepada Anda dan para anggota dari eksekutif komite Anda atas terpilihnya dan kami yakin bahwa anda akan mengambil setiap semua langkah yang perlu demi kemajuan sepakbola di Tajikistan. Dalam hal ini, kami akan sangat bergembira untuk membantu anda dalam kerangka yang berhu-bungan dengan sejumlah program kami.

KESIMPULAN
Dari sejumlah Negara di atas yang pernah alami sanksi FIFA maka penyebab jatuhnya hukuman ini karena:

(1)    PELANGGARAN STATUTA

(2)    INTERVENSI PEMERINTAH

Artinya, jika FIFA konsisten jalankan amanat Statuta-nya, mestinya PSSI sudah dijatuhi sanksi FIFA ketika Nurdin Halid dengan status terpidana tetap memimpin PSSI.  Standar ganda ini yang harus dijelaskan kepada public. Jangan berpangku tangan dan menerima begitu saja argumentasi tanpa tahu dasar penerapan hukuman dan mekanismenya.

Jumat, 20 Mei 2011

Arek Band

Arek Band, Grup Rock Pendukung Persebaya

Lupakan sejenak kericuhan suporter Persebaya atau yang biasa disebut Bonek (bondo dan nekat). Sekelompok anak muda di Surabaya memproklamasikan diri sebagai band rock pendukung Persebaya. Semua lagunya bercerita tentang Persebaya. Juga dukungan agar Bonek semakin dewasa.

---

Jangan mengganggu, jangan kau rusuh

Jangan cari perkara, jangan bikin ulah

Jangan merusak, jangan membakar,

Jangan kau bikin onar, jangan sok pendekar...

-

Syair di atas merupakan penggalan lagu berjudul Diamput, milik Arek Band. Saat didengarkan sekilas, lagu tersebut sangat dipengaruhi oleh musik band asal Amerika Serikat yang berkibar pada akhir 1980-an dan awal 1990-an, Guns N' Roses. Denting piano dan pilihan nada lagu Diamput mengingatkan pada salah satu lagu populer Guns N' Roses, Since I've Been Loving You.

Para personel Arek Band mengakui bahwa musik mereka sangat dipengaruhi oleh grup musik legendaris tersebut. Arek Band tidak sekadar terinspirasi. Mereka juga ikut merasakan semangat di zaman ketika Axl Rose dan kawan-kawan berada di puncak kejayaannya.

Para dedengkot Arek Band berasal dari grup musik rock Indonesia yang pernah terkenal pada 1980-an hingga 1990-an. Dua personel mereka, si kembar Royke Mangundap (vokalis) dan Reky Mangundap (gitar), pernah membesarkan grup Shadow, salah satu raja panggung musik rock Surabaya awal 1990-an.

Pemain bas Hendri Rudi malah berkarir lebih awal lagi. Dia mulai serius di musik sejak 1984. Hendrix -begitu dia biasa dipanggil- pernah menjadi pembetot bas untuk Andromeda Band, salah satu band rock Surabaya yang sangat populer di akhir 1980-an dan awal 1990-an. Hendrix pernah satu grup dengan musisi terkenal tanah air saat ini, seperti Yoyok dari grup Padi dan Denny Ireng.

Meski personelnya sudah bangkotan, Arek Band sebetulnya masih sangat hijau. Tiga orang ini sepakat membentuk Arek Band pada November 2009 lalu. Semua berawal dari seringnya mereka berkumpul di Studio Tiang Api, Sidoarjo. Tujuan pembuatan band tersebut sebetulnya simpel. ''Kami ingin memberikan sesuatu yang berharga pada Persebaya. Karena kami musisi, kami hanya bisa membikin lagu,'' tandas Roy, sang vokalis.

Roy yang kelahiran Manado tersebut sebetulnya tidak terlampau fanatik pada Persebaya. Dia bahkan tidak pernah nonton langsung Persebaya di Gelora 10 Nopember Tambaksari, Surabaya. Pria 34 tahun itu hanya mengikuti perkembangan Persebaya dari layar televisi. Meski begitu, dia mengikuti perkembangan dan tindak tanduk Bonek.

Roy sadar bahwa citra Bonek tidak terlampau baik di mata masyarakat. Kelompok suporter ini sering bikin rusuh dan onar. Alih-alih memberikan dukungan kreatif pada kesebelasannya, Bonek justru kerap dihukum oleh Komisi Disiplin PSSI karena melakukan aksi-aksi brutal dan cenderung anarkis. Terakhir, Bonek terlibat bentrok dengan masyarakat Solo saat perjalanan naik kereta api menuju Bandung untuk mendukung Persebaya yang akan bertanding melawan Persib.

Roy juga sangat prihatin dengan kejadian 2006. Bonek terlibat kerusuhan saat Persebaya menjamu musuh bebuyutannya, Arema Malang, di ajang Piala Indonesia. Beberapa mobil dibakar, stadion hancur, dan belasan orang ditahan polisi. Pertandingan pun dihentikan. ''Kami ingin membuat musik yang membantu mengangkat citra Bonek. Kami ingin menunjukkan bahwa Bonek itu bisa kreatif. Bonek bukan bondo nekat, tetapi bondo dan nekat,'' papar Roy.

Hendrix menambahkan, pada November lalu rencana band mengusung lagu-lagu Persebaya dimatangkan. Roy, Hendrix, dan Reky merekrut seorang drummer muda, Dimas Arsen. Pemuda kelahiran 1992 itu masih duduk di kelas 3 SMAN 7 Surabaya. Dimas direkrut karena kemampuan bermainnya yang bagus. Hendrix mengatakan, Dimas adalah drummer berbakat. Dalam bahasa musik, perbedaan usia bisa diatasi sehingga tidak menjadi masalah.

Setelah personel komplet, mereka bergegas membikin rekaman. Hendrix dan Reky adalah otak dalam membuat musik, lirik, dan aransemen. Lagu-lagu tersebut lantas disusun. Ada sepuluh lagu yang masuk dapur rekaman. Lambaran musik kesepuluh lagu tersebut adalah rock. Jenisnya berlainan. Ada yang bernuansa hard rock, metal, punk, dan balada. Dari sepuluh lagu tersebut, track pertama, Kau Harus Menang, menjadi andalan.

Lagu tersebut dipilih karena musiknya yang gahar. Dalam bahasa Roy, lagu tersebut sangat bersemangat. Lirik-liriknya pun bisa membikin fanatisme Bonek berlipat-lipat. Seperti ini lirik lagu Kau Harus Menang: Kau harus menang, kau pasti bisa harumkan nama Suroboyo. Ada lagi Tak perlu ragu, aku selalu, membela engkau Persebaya.

''Proses pembuatan lagu-lagu tersebut tidak sulit. Kami cepat saling mengenal,'' tandas Roy.

Desember lagu-lagu tersebut sudah rampung. Meski belum diluncurkan secara resmi, beberapa lagu seperti Kau Harus Menang, Genderang Bonek, dan Persebaya Never Die sudah bocor di internet. Genderang Bonek adalah yang paling banyak diunduh. Dalam waktu singkat, sudah lebih 40 ribu orang yang mengunduh lagu tersebut di situs internet yang menyediakan lagu-lagu berformat MP3.

Beberapa lagu juga bisa ditemui di situs Youtube. Beberapa situs bahkan menobatkan Arek Band sebagai salah satu band suporter dunia. ''Masak seperti itu. Kami malah nggak tahu,'' kata Roy tanpa bisa menyembunyikan ekspresi gembira.

Menurut Roy, lagu-lagunya memang mulai diputar reguler di Stadion 10 Nopember. Lagu Kau Harus Menang menjadi opening saat pertandingan antara Persebaya melawan Arema Indonesia, 16 Januari lalu. Namun, dia tidak menyangka bahwa lagu-lagunya cepat beredar di internet.

Roy mengungkapkan, secara resmi, bandnya baru meluncurkan albumnya dalam format CD pada Februari atau Maret mendatang. Arek Band juga berencana mengisi satu sesi hiburan dalam pembukaan Stadion Bung Tomo di kawasan Surabaya Barat.

Ketika mengetahui fakta bahwa lagu-lagunya sudah banyak dibajak, Roy mengatakan hal tersebut tidak menjadi masalah besar. Reky dan Hendrix sepakat dengan pendapat Roy. Hendrix menambahkan, Arek Band memang memiliki misi khusus lewat lagu-lagunya. Bapak satu anak itu menuturkan, semua lagu tersebut dipersembahkan khusus untuk Bonek.

Pria asli Surabaya yang tidak mau tanggal lahirnya disebutkan itu memaparkan, lewat lagu itu dia berharap Bonek semakin dewasa. Seperti dalam lirik lagu Diamput, Hendrix ingin agar Bonek tidak suka bikin onar dan berlagak seperti pendekar. Selain itu, Arek band ingin mengesankan bahwa Bonek bisa memberikan dukungan yang kreatif dan sportif pada kesebelasan kesayangannya.

''Tetapi jujur, sekarang tingkat kebrutalan Bonek jauh menurun ketimbang awal 1990-an lalu,'' tandas Hendrix.

Misi lain adalah memopulerkan kembali musik cadas Surabaya yang sempat mati suri. Sepak bola dan musik rock, tambah Hendrix, adalah dua hal yang saling mengisi dan melengkapi. Dua-duanya adalah entitas yang memiliki sifat berisi semangat yang menggebu.

Hendrix optimistis musik rock Surabaya yang sempat berjaya dan menjadi barometer rock nasional bisa bangkit. Keyakinan itu didasarkan siklus genre musik yang mengalami pasang surut setiap 10 tahun. Rock Surabaya yang hampir habis dan gaungnya tak lagi terdengar nyaring, menurut Hendrix, segera hidup. ''Saya percaya akan adanya siklus itu. Arek Band mungkin satu dari beberapa band rock lain yang akan hadir,'' tutur Hendrix. (tom)

sumber: harian pagi jawa pos

Rabu, 18 Mei 2011

Tips Menghadapi General Medical Check Up

Tes Kesehatan atau medical check up test, masih menjadi andalan beberapa perusahaan untuk menentukan calon karyawan yang akan direkrutnya. Tes tersebut sekaligus menjadi ganjalan dan kekhawatiran sendiri bagi calon karyawan, terutama yang selama ini merasa tidak menjalankan hidup yang sehat.



Kebiasaan hidup sehat memang mutlak dilakukan bagi orang yang ingin lolos dalam tes kesehatan. Untuk memperbaiki kondisi kesehatan, tidaklah bisa secepat kilat, minimal dibutuhkan waktu sebulan persiapan sebelum tes kesehatan. Itupun tidak akan maksimal, karena bagaimanapun gaya hidup sehat akan tercermin pada tubuh kita.

Berikut ini beberapa tes kesehatan yang biasa dilakukan oleh perusahan dalam rekrutmen:
  • Tensi/tekanan darah. Dalam pemeriksaan tekanan darah ini tak dapat cukup banyak cara untuk mengakalinya. Istirahat yang cukup di malam harinya/ tidak begadang, lumayan bisa menstabilkan tekanan darahmu. Sedangkan tekanan darah yang normal adalah 120/80
  • Tes Urin. Banyak kandungan yang akan di tes dalam urin, cara untuk mengakali tes ini cukup mudah. Minumlah air putih sebanyak mungkin dan sesering mungkin. Hindari minum obat-obatan ataupun multivitamin yang tidak diperlukan.
  • Tes darah. Dalam tes ini juga tidak ada cara untuk mengakalinya. Selain minum air putih yang banyak, juga konsumsilah jus buah dan sayur yang banyak.
  • Rontgen. Tes ini mungkin menjadi menakutkan bagi para perokok (aktif dan tak terkecuali pasif). Tapi tenang saja umumnya perusahaan tak mempermasalahkan kamu perokok atau bukan, yang penting paru-paru mu tak terserang penyakit ganas, semacam kanker, TBC, ataupun radang. Bagaimana mengakalinya? bukan rahasia umum lagi, minumlah soda/minuman bersoda 3-5 hari sebelum pemeriksaan, sebanyak mungkin, kurang lebih 1,5 liter perhari. Hal ini dilakukan supaya paru-parumu terlihat bersih pada hasil rontgen.
  • Tes Audiometri. Atau tes pendengaran. Biasanya kita akan diperiksa dengan menggunakan headset, yang nantinya akan mengetes telinga bagian kanan dan kiri dalam merespon suara dengan tingkat desibel yang runtut. Untuk mengakali tes ini cukup dengan menjauhi sumber bunyi yang keras (konser musik, speaker yang keras,keramaian, dlsb)  24 jam sebelum diadakan pemeriksaan.
  • Tes Fisik. Tes ini biasanya dilakukan oleh dokter dengan memeriksa bagian fisik kita secara menyeluruh, dari ujung kepala hingga ujung kaki, meliputi, pemeriksaan fisik mata, gigi dan mulut, kerongkongan, denyut jantung, abdominal (perut), hingga kondisi kesehatan anus. Tak perlu malu dalam menjalani tes yang satu ini, karena dokter yang memeriksa pasti akan disesuaikan dengan gender kita masing-masing.
  • Tes Visus Mata. atau tes penglihatan jauh. Kita akan dihadapkan pada tes kemampuan mata kita unutk melihat jauh, biasanya menggunakan kartu Snellen berupa susunan huruf-huruf yang bervariasi ukurannya. Apabila kamu menggunakan kaca mata/lensa kontak, tak perlu cemas, karena tes ini bukan mengukur bisa atau tidak kamu membaca huruf-huruf tersebut, hanya mencocokkan kondisi kesehatan mata kamu saat ini. Cara mengakalinya ada juga lho, yaitu dengan menghapalkan beberapa susunan huruf terlebih dahulu, terutama saat kamu mengantri menunggu giliran untuk pemeriksaan.
  • Tes buta warna dan penglihatan dekat. Tes ini biasanya menggunakan sebuah buku khusus, dengan warna-warna, dimana dalam setiap gambarnya tersembunyi angka tertentu. Tes ini tentunya tak bisa diakali, karena ini terkait dengan kondisi mata kamu sendiri.

Berikut ini tips umum yang mesti dilakukan sebelum tes kesehatan:
  1. Perbanyak konsumsi sayur dan jus buah, hindari makanan kolesterol dan gorengan
  2. Perbanyak minum air putih minimal 3 liter sehari
  3. Minumlah susu bila perlu, minimal 1 gelas tiap hari (sangat disarankan susu dgn merek "Bear Brand")
  4. Berolahraga, tidak harus yang berat/fitness, cukup dengan jogging tiap hari
  5. Hindari rokok, obat-obatan, alkohol
  6. Tidur minimal 8 jam sehari (maksimal pukul 22.00), dan tidak begadang
Selamat memulai gaya hidup sehat

Tips Focus Group and Discussion (FGD)

FGD atau Focus Group and Discussion adalah salah satu proses rekrutmen yang seringkali menjadi hambatan bagi para jobseeker. Proses FGD ini biasanya berlangsung sekitar 10-15 menit walaupun dalam tiap kelompok sebenarnya diberi waktu 1 jam diskusi. Satu kelompok FGD tak akan lebih dari 10 orang. Aspek utama yang dilihat atau dinilai dari FGD adalah kondisi seseorang dalam suatu tim. Apakah mampu bekerjasama dalam sebuah tim, apakah mampu mengendalikan diri ketika berbenturan dengan pendapat orang lain, atau apakah mampu bekerja dalam sebuah tim. Tentunya kita dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan baik, tidak hanya diam dan mendengarkan orang lain berbicara.

Saat FGD, pada awalnya kita akan diberi sebuah kasus untuk di diskusikan atau diberikan solusi sesuai dengan permasalahan yang ada. Kasus-kasus ini tidak akan jauh terkait dengan perusahaan yang kita lamar atau posisi yang kita lamar (ya karena tujuan FGD untuk menggali semua potensi dalam diri kita). Oleh karena itu perlu dan penting untuk menambah wawasan kita dengan kasus atau permasalahan yang mungkin muncul terkait dengan pekerjaan yang kita lamar.
Beberapa hal penting yang bisa diikuti dalam proses FGD:
1. Sebelum memulai diskusi, *tentukan dahulu moderator/pimpinan diskusi untuk memimpin dan mengelola jalannya diskusi (INGAT! Menjadi Moderator belum tentu meloloskan kamu dalam tahap FGD, bila ingin menjadi moderator, bersikaplah selayaknya moderator); *tentukan seorang penulis hasil/kesimpulan, ingatlah kamu dalam sebuah tim, jadi hasil dari diskusi harus ditulis atas nama satu tim alias tidak ditulis sendiri-sendiri.
2. Berikan opini secara jelas, tepat, dan bertanggung jawab; jangan melenceng dari pokok pertanyaan atau permasalahan.
3. Jangan sekali-kali menyerang/offense terhadap pernyataan teman dalam tim, sampaikan perbedaan pendapat kamu dengan sopan dan dengan nada yang terkontrol alias jangan 'meledak-ledak'
4. Adakan interaksi yang sopan dan patut selayaknya komunikasi yang baik, jangan memalingkan muka saat berbicara dengan lawan bicara, jika perlu tatap matanya dengan wajar.
5. Bersikaplah sesuai dengan kondisi kamu sehari-hari, jangan dibuat seolah-olah kamu adalah seorang yang 'sangat baik', tampillah menjadi diri sendiri.

Tips diatas mungkin trik umum dalam FGD, namun seringkali kita melupakan dan membuat 'enteng' proses ini, sehingga hasil yang kita peroleh tidak maksimal. Teruslah belajar untuk berkomunikasi dalam sebuah tim dengan baik.